Blitar – Inovasi SI-RARA (Sistem Informasi dan Reservasi Ruang Rapat) yang dikembangkan oleh Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat ke-5 pada Lomba Krenotek 2025. Pencapaian ini menempatkan SI-RARA sebagai salah satu dari Top 10 inovasi terbaik yang ditampilkan dalam ajang tahunan tersebut.
Lomba Krenotek merupakan kompetisi yang mempertemukan berbagai inovasi dari perangkat daerah di Kabupaten Blitar dalam rangka mendorong kreativitas, efisiensi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Prestasi yang diraih SI-RARA menjadi bukti nyata komitmen Bagian Umum Setda Kabupaten Blitar dalam menghadirkan layanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan organisasi modern.

SI-RARA dirancang sebagai asisten virtual Bagian Umum untuk membantu dalam proses reservasi ruang rapat di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar. Melalui platform ini, pengguna dapat mengetahui jadwal ruang rapat yang sudah terpesan maupun yang masih tersedia. Tidak hanya itu, SI-RARA juga memberikan informasi detail terkait kapasitas, fasilitas, dan kelengkapan masing-masing ruang rapat, sehingga proses perencanaan kegiatan dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.
Dengan hadirnya SI-RARA, proses reservasi ruang rapat menjadi lebih transparan, cepat, dan mudah diakses. Hal ini tentunya mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan internal serta mendukung kelancaran koordinasi antar perangkat daerah.
Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Blitar menyampaikan apresiasinya atas dukungan semua pihak sehingga inovasi ini dapat berjalan dengan baik dan memperoleh penghargaan. “Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Bagian Umum, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berinovasi menghadirkan layanan yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan,” ujarnya.
Melalui keberhasilan ini, diharapkan SI-RARA dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara optimal untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh perangkat daerah, serta menjadi contoh nyata transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar.